-
Bahasa Indonesia
-
English
Oleh: Vincent Gaspersz, Lean Six Sigma Master Black Belt
“True North” adalah istilah yang dipopulerkan oleh Prof. Bill George, seorang Professor Manajemen Praktis dari Harvard Business School dan Mantan Chairman serta CEO Medtronic. Selama masa 12 tahun kepemimpinan Bill George, Medtronic telah berkembang pesat dengan rata-rata 35% per tahun dimulai dari nilai kapitalisasi pasar $ 1,1 milyar menjadi $ 60 milyar.
Menurut Prof. Bill George, kita akan menemukan Kepemimpinan Otentik dalam diri kita apabila kita menemukan “True North” kita. Bill George melakukan wawancara terhadap 125 orang pemimpin SUCCESS kemudian menuliskan buku “True North” pertama kali pada tahun 2007.
Setelah kita menemukan tujuan kepemimpinan kita, maka kita akan menemukan pemimpin sejati di dalam diri kita. Saya telah membaca dan menerapkan Buku Panduan Finding Your True North “A Personal Guide” yang ditulis pada Februari 2008 oleh Bill George, Andrew N. McLean, dan Nick Craig. Saya menyimpulkan berdasarkan penerapan pada diri sendiri bahwa “True North Leadership” adalah Kompas untuk Memimpin Diri Sendiri Menuju Tujuan Masa Depan yang Jelas dan Terarah TANPA boleh menyimpang sedikitpun dari “True North” itu.
Bagi mereka yang belum menemukan jati diri dan tujuan hidup yang jelas di masa kini maupun masa depan, saya menyarankan untuk membaca buku “True North” agar menemukan “True North” yang memungkinkan kita untuk menjadi pemimpin yang selalu berada di jalur “True North” kita.
Sebelum membahas tentang True North ini perlu dijelaskan bahwa pada tahun 1989 ketika Stephen Covey memperkenalkan Tujuh Kebiasaan Efektif, maka saya pun TELAH membaca dan menerapkan dalam diri pribadi. Bahkan sejak masa-masa terpuruk 1970-an di Kupang, NTT maupun 1980-an di Pulau Jawa, saya pun TELAH membekali diri dengan bacaan motivasi diri yang ditulis oleh Norman Vincent Pearle.
Menurut Stephen Covey, kita HARUS memenangkan terlebih dahulu diri kita sendiri agar bisa menjadi manusia mandiri yang tidak bergantung pada orang lain. Tiga kebiasaan ini harus dipraktekkan, yaitu: (1) bersikap PROAKTIF (Be Proactive), (2) mulai berpikir dari akhir tujuan (Begin with the End in Mind), dan (3) memprioritaskan hal-hal utama (Put First Things First) berdasarkan prinsip PARETO yaitu 80% hasil yang diinginkan berasal dari 20% aktivitas utama. Kita akan menjadi pribadi yang SUCCESS mandiri, apabila kita tidak bermasalah lagi dengan ketiga kebiasaan ini. Ketiga kebiasaan ini yang menciptakan kemenangan pribadi (PRIVATE VICTORY).
Setelah kita memenangkan pribadi kita (PRIVATE VICTORY), maka kita HARUS memenangkan lingkungan atau public (PUBLIC VICTORY), melalui menerapkan kebiasaan-kebiasaan: (4) berpikir menang-menang dengan orang lain (Think Win-Win), (5) memahami terlebih dahulu kebutuhan orang lain baru kita meminta untuk diri kita dipahami (Seek First to Understand, Then to Be Understood), dan (6) menciptakan sinergi ketika bekerja sama dengan orang lain sehingga hasil 1 + 1 akan jauh lebih besar daripada sekedar 2 saja. Mungkin 1 + 1 = 10. Saya TELAH menerapkan prinsip 1 : 10, jika orang lain memberikan kepada saya 1, maka saya HARUS mengembalikan kepada orang lain minimum 10.
Setelah kita memenangkan diri pribadi (PRIVATE VICTORY) dan memenangkan publik (PUBLIC VICTORY), maka kita HARUS selalu menerapkan kebiasaan ke-7, yaitu: belajar terus-menerus untuk meningkatkan kinerja kita (Sharpen the Saw-Mengasah Gergaji) melalui meningkatkan keterampilan solusi masalah dan ber-INOVASI terus-menerus.
Jika kita TELAH menerapkan Tujuh Kebiasaan Efektif dari Stephen Covey (Kebiasaan ke-8 sebelum Stephen Covey meninggalkan dunia, dia memperkenalkan Kebiasaan Spiritualitas), maka secara otomatis akan memudahkan kita menemukan dan menerapkan “True North” Leadership, Karena sesungguhnya “True North” itu berlandaskan pada Tujuh Kebiasaan Efektif dari Stephen Covey yang diperkenalkan 1989, ketika saya sedang menempuh kuliah S3 Teknik Sistem dan Manajemen Industri sekaligus menyiapkan Disertasi Doktor di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dalam buku edisi terbaru Discover Your True North (edisi kedua yang diperbaharui, 2015) Bill George mengemukakan Model Kompas Kepemimpinan seperti dalam bagan terlampir. Saya akan menjelaskan dalam kasus diri saya pribadi bagaimana saya menemukan dan menerapkan prinsip-prinsip True North itu setelah bangkit dari kegagalan yang bertubi-tubi di Kupang, NTT, mulai dari tidak naik kelas berkali-kali baik di SMA maupun S1 beserta kesulitan finansial untuk membiayai sekolah melalui menjadi sopir angkutan kota, kemudian menemukan True North saya dan menerapkan prinsip-prinsip True North agar memimpin diri saya sendiri menuju masa depan yang SUCCESS.
Dalam Bagan Kompas Kepemimpinan, True North terdiri dari Visi, Misi, Nilai-nilai dan Prinsip-prinsip yang 100% HARUS diyakini oleh kita. Karena hal-hal ini yang akan menjadi arah petunjuk memimpin diri kita menuju masa depan kita selama hidup di dunia ini. Tidak BOLEH ada TOLERANSI penyimpangan sedikitpun terhadap True North ini, sehingga apabila arah KOMPAS telah berubah sedikit saja, maka kita HARUS meluruskan kembali ke arah True North itu.
Melihat Bagan Kompas Kepemimpinan, maka ada lima elemen kunci kepemimpinan sekaligus menjadi tantangan utama, karena sulit untuk mempertahankannya. Semua itu membutuhkan KOMITMEN yang kuat.
Saya akan membahas secara berurutan sesuai elemen-elemen dalam Kompas Kepemimpinan Diri itu.
Pertama, Kesadaran Diri (Self Awareness). Tantangan utama adalah bagaimana meningkatkan kesadaran diri melalui introspeksi dan memperoleh umpan-balik? Sebagai orang yang bermasalah dengan kehidupan masa kecil sampai remaja (selalu gagal tidak naik kelas dan miskin), maka saya HARUS sadar diri dan TIDAK BOLEH bermain-main dengan masa depan saya. Sehingga TIDAK BOLEH ada sedikitpun dalam diri untuk MENGELUH apapun situasi dan kondisi, baik ketika sulit memahami mata kuliah teori-teori STATISTIKA pada pendidikan pascasarjana (S2) Statistika Terapan IPB karena tidak berlatar belakang pendidikan Matematika yang kuat (Tidak Memahami Kalkulus: Diferensial dan Integral), maupun ketika mengikuti kuliah-kuliah Operations Research, Pemodelan Sistem, Manajemen, dll di program S3 Teknik Sistem dan Manajemen Industri ITB. Juga ketika pertama kali TELAH lulus Doktor dan mulai bekerja sebagai Management Trainee (MT) di Industri dengan gaji yang sangat kecil dan bepergian dari rumah di Bogor ke kantor di Jakarta menggunakan Bus Kota yang sering kali harus berdiri di dekat pintu belakang, karena Bus telah penuh sesak. Lagu kenangan saya pribadi adalah: Bis Kota dari Franky & Jane, sedangkan Boss menggunakan mobil BMW dan Mercedez. Lagu Bis Kota itu sering diputar oleh saya untuk merenungkan masa lalu sekaligus BERSYUKUR akan kehidupan masa kini.
Kedua, Jika kita sudah sadar diri, maka kita harus memiliki Visi, Misi, Nilai-nilai dan Prinsip-prinsip kita yang disebut sebagai True North itu. Visi saya adalah UANG (Usaha Agar Nama Gemilang), yang berarti nama baik di atas segala-galanya, sehingga kita TIDAK BOLEH menyimpang sedikitpun dari True North kita itu. True North ini yang akan menjadi Arah KOMPAS untuk memimpin diri kita sendiri menuju masa depan yang GEMILANG (UANG = Usaha Agar Nama Gemilang).
Ketiga, kita harus menemukan Sweet Spot, yaitu: menemukan kepercayaan diri atau inspirasi utama yang mengintegrasikan MOTIVASI diri dengan KEMAMPUAN terbaik kita. Saya menemukan Sweet Spot pertama kali ketika diterima mengikuti kuliah pasca sarjana (S2) dalam bidang Statistika Terapan dan berhasil LULUS dengan nilai A. Ketika itu saya menyatakan kepada diri sendiri bahwa seorang VG bukan orang BODOH, meskipun hal itu pernah diucapkan oleh mantan guru baik di SMA dan S1 bahwa VG memang BODOH ketika berhadapan dengan angka-angka dan grafik-grafik! Setelah Sweet Spot pertama ini ditemukan dan membangkitkan MOTIVASI diri, maka secara terus-menerus kita akan memperoleh KEMAMPUAN terbaik kita dan pintu SUCCESS masa depan HANYA menunggu waktu. Benar kata orang bahwa TIDAK ADA manusia yang BODOH terus-menerus atau PANDAI terus-menerus sepanjang waktu!
Keempat, kita harus menemukan Team Pendukung yang berjalan terus-menerus menuju True North itu. Dukungan keluarga (isteri dan anak-anak) menjadi Team Pendukung UTAMA, kemudian sahabat-sahabat yang mau HADIR ketika kita mengalami masa-masa SULIT. Karena keluarga menjadi Team Pendukung Utama, maka sebagai seorang SUAMI yang baik dan SUCCESS harus memiliki tiga PRINSIP utama, yaitu: (1) SUAMI = Selalu Usaha Agar Memuaskan/Menyenangkan Isteri, (2) SUAMI = Semua Uang Adalah Milik Isteri-Keterbukaan Informasi Finansial, dan (3) SUAMI = Semua Usaha untuk Anak Menantu dan Isteri. Demikian pula sebagai Team Pendukung yang handal dan SUCCESS, maka seorang isteri HARUS memiliki prinsip: ISTERI = Idolakan Suami, Tidak Egois, Rumah tangga Idaman –Menciptakan rumah tangga yang BAHTERA (Bahagia, Harmonis, dan Sejahtera, baik material maupun spiritual).
Kelima, kita HARUS mengintegrasikan semua hal di atas (Empat Elemen Utama Kepemimpinan Diri) dengan Kehidupan sehingga menjadi satu kesatuan TERINTEGRASI (Integrated life), baik berkaitan dengan: Kehidupan Profesional/Karier, Kehidupan Pribadi, Kehidupan Keluarga, Kehidupan Spiritual, Kehidupan Sosial dan Masyarakat, dll.
Dari penjelasan di atas, maka apabila kita TELAH menemukan “True North” dalam diri kita, maka kita akan MAMPU memimpin diri kita sendiri menggunakan Arah KOMPAS Kepemimpinan Diri “True North” itu. Prinsip-prinsip “True North” Leadership ini diadopsi oleh Lean menjadi Lean Leadership.
Mengikuti uraian di atas, maka kita bisa menggunakan 5C berikut untuk SUCCESS, yaitu: (1) Change (berubah mengikuti True North), (2) Challenge (mengatasi tantangan utama yang ada agar menjadi kebiasaan dan karakter pribadi), (3) Chance (menciptakan kesempatan-kesempatan), (4) Choice (memilih kesempatan yang memberikan hasil terbaik), and (5) Commitment (berkomitmen KUAT untuk mengikuti True North).
Salam SUCCESS.
Developing Personal Leadership Using “True North” Leadership Model
By: Vincent Gaspersz, Lean Six Sigma Master Black Belt
“True North” is a term popularized by Prof. Bill George, a Professor of Practical Management from Harvard Business School and a Former Chairman and a CEO of Medtronic. During the past 12 years of Bill George’s leadership, Medtronic has developed rapidly at an average of 35% per year starting from market capitalization of $ 1.1 billions to $ 60 billions.
According to Prof. Bill George, we’ll find Authentic Leadership within ourselves when we find our own “True North”. Bill George interviewed 125 SUCCESSFUL leaders and then wrote the book “True North” first time in 2007.
Once we’ve found the purpose of our leadership, then we will find a true leader within ourselves. I have read and implemented the Handbook of Finding Your True North “A Personal Guide”, written in February 2008, by Bill George, Andrew N. McLean and Nick Craig. I conclude, based on the application to myself that “True North Leadership” is the Compass to Lead Oneself Towards Clear and Focused Future Objectives WITHOUT deviating at all from that “True North”.
For those who have not yet found clear identity and life purpose in the present and for the future, I suggest you to read the book “True North” in order to find the “True North” that allows us to be a leader who is always on the path of our “True North”.
Before discussing about this True North, it is worth pointing out that in 1989 when Stephen Covey introduced Seven Effective Habits introduced, even I HAD read and applied them in myself. Even since the times of slumped in the 1970s in Kupang, NTT and in the 1980s in Java, I also HAD equipped myself with self-motivation readings written by Norman Vincent Pearle.
According to Stephen Covey, we MUST win ourselves first in order to become an independent human being who does not rely on others. These three habits should be practised, namely: (1) Be Proactive, (2) Begin with the End in Mind, and (3) Put First Things First based on the PARETO principle, which is 80% of the desired result comes from 20% of the main activity. We will become a SUCCESSFUL independent person, if we have no more problem with these three habits. These three habits create a PRIVATE VICTORY.
After we have won our PRIVATE VICTORY, then we MUST win environment or PUBLIC VICTORY, by applying habits such as: (4) Think Win-Win with other people, (5) Seek First to understand, Then to be understood, and (6) create synergies when cooperating with other people so that the result of 1 + 1 will be far greater than just 2 alone. Perhaps 1 + 1 = 10. I HAVE applied the principle of 1 : 10, if other people give me 1, then I MUST return minimum 10 to others.
After we have won the PRIVATE VICTORY and the PUBLIC VICTORY, then we MUST always implement the 7th habit, namely: learn constantly to improve our performance (Sharpen the Saw) through constantly improving problem solving skills and INNOVATING.
If we HAVE applied The Seven Effective Habits from Stephen Covey (the 8th Habit before Stephen Covey left the world, he had introduced the habit of Spirituality), then it will automatically facilitate us to find and implement the “True North” Leadership, Because indeed that “True North” is based on the Seven Effective Habits from Stephen Covey, introduced in 1989, when I was taking Doctorate classes in System Engineering and Industrial Management while at the same time preparing the Doctoral Dissertation at Bandung Institute of Technology (ITB).
In the latest edition of Discover Your True North (updated second edition, 2015) book, Bill George expresses the Leadership Compass Model as seen in the attached chart above. I will explain it in my personal case of how I found and applied those True North principles after I rose up from of the barrage of failures in Kupang, NTT, ranging from failing a grade many times both in high school and university together with the financial difficulties to finance my school tuition by being a city transport driver. Subsequently I found my True North and applied the True North principles in order to lead myself towards SUCCESSFUL future.
In the Leadership Compass chart, True North consists of the Vision, Mission, Values and Principles that MUST be believed 100% by us. Because these things that would be the guiding direction to lead us toward our future as long as we live in this world. There SHOULD be no slightest TOLERANCE deviation to this True North, so that if the COMPASS’ direction had changed even by a little bit, then we’d HAVE to realign the direction of that True North.
Seeing the Leadership Compass Chart, then there are five elements of leadership key which at the same time can be major challenges, because they are difficult to maintain. All of those require strong COMMITMENT.
I will sequentially discuss corresponding to the elements in that Self Leadership Compass.
Firstly, Self-Awareness. The main challenge is how to increase self-awareness through introspection and obtaining feedback? As someone who has had problems with life from childhood to adolescence (always repeated grades and was financially poor), then I MUST be self-conscious and SHOULD NOT be messing around with my future. So that there MUST NOT exist at all in oneself to COMPLAIN regardless the circumstances, whether when it might be the difficulties to understand the courses of STATISTICAL theories during the Master’s program of Applied Statistics at IPB because there was no strong educational background in Mathematics (Not Understanding Calculus: Differential and Integral), or when taking the lectures of Operations Research, Systems Modeling, Management, etc. in the Doctorate program of Systems Engineering and Industrial Management at ITB. Also as a fresh graduate who started working as a Management Trainee (MT) in the industry with a very small salary and travelled from home in Bogor to work in Jakarta using City Buses, often had to stand near the back door, because the bus had been fully crowded. I personally remember the song: Bis Kota // City Bus by Franky & Jane, while Bosses drove BMW and Mercedes. I often play that Bis Kota // City Bus song to reflect on the past and to be GRATEFUL for my life today.
Secondly, if we have already been self-aware, then we must have our Vision, Mission, Values and Principles of that so-called True North. My Vision is UANG (Usaha Agar Nama Gemilang) // MONEY (Effort to Make Own Name Brilliantly Known), which means a good name is the top of everything, so that we MUST NOT deviate even for one bit from our True North. This True North will become the COMPASS’ Direction to lead ourselves toward the BRILLIANT future (UANG (Usaha Agar Nama Gemilang) // MONEY (Effort to Make Own Name Brilliantly Known)).
Thirdly, we must find the Sweet Spot, namely: find the self-confidence or the main inspiration that integrates our self-MOTIVATION with our best ABILITY. I found the Sweet Spot for the first time when I was accepted to attend the Master’s program in the field of Applied Statistics and managed to PASS with a final grade of A. When I told myself that a VG not a FOOL, although that had been uttered by former teachers in high school and undergraduate that VG was STUPID when dealing with numbers and graphs! After this first Sweet Spot was found and it raised the self-MOTIVATION, then continuously, we would get the best of ourselves and the door of SUCCESSFUL future would be surely opened in time. It is true when people say that there is NO human who is constantly STUPID or SMART all the time!
Fourthly, we must find the Support Team that run continuously toward that True North. Family support (wife and children) becomes the MAIN Support Team, next those friends who want to be PRESENT when we are experiencing HARD times. Because family becomes the Main Support Team, then as a good and SUCCESSFUL HUSBAND, he should have three main principles, namely: (1) SUAMI = Selalu Usaha Agar Memuaskan/Menyenangkan Isteri // HUSBAND = Always Make Effort To Satisfy/Please Wife, (2) SUAMI = Semua Uang Adalah Milik Isteri // HUSBAND = All Money Is Wife’s – Disclosure of Financial Information, and (3) SUAMI = Semua Usaha untuk Anak Menantu dan Isteri // HUSBAND = All Efforts are for Children, In-Laws, and Wife. Similarly, as a reliable and SUCCESSFUL Support Team member, then a wife MUST have a principle: ISTERI = Idolakan Suami, Tidak Egois, Rumah tangga Idaman –Menciptakan rumah tangga yang BAHTERA (Bahagia, Harmonis, dan Sejahtera, baik material maupun spiritual) // WIFE = idolize Husband, Not Selfish, Ideal Household – Creating BAHTERA (Bahagia, Harmonis, dan Sejahtera, baik material maupun spiritual) // ARK-LIKE (Happy, Harmonious and Prosperous, both materially and spiritually) household.
Fifth, we HAVE to integrate all of the things above (Four Primary Elements of Self-Leadership) with Life so that they become one Integrated life, with regards to: Professional/Career, Personal, Family, Spiritual, Social and Community, etc.
From the above explanation, if we HAVE found the “True North” within us, we will then be able to lead ourselves using the Self-Leadership COMPASS’ Direction of that “True North”. These principles of “True North” Leadership were adopted by Lean into Lean Leadership.
Following the above description, then we can use the following 5C for SUCCESS, namely: (1) Change (change following the True North), (2) Challenge (address the existing key challenges in order to become personal habit and character), (3) Chance ( create opportunities), (4) Choice (choose the opportunity that gives the best results), and (5) Commitment (be STRONGLY committed to follow the True North).
Best Regards for SUCCESS.